cara buaya berkembang biak

Buaya Berkembang Biak Dengan Cara Apa?

Posted on

Buaya adalah salah satu jenis reptil yang memiliki perkembang biakkan dengan cara ovipar. Hewan yang memakan hewan hewan bertulang belakang seperti bangsa reptil, mamalia dan juga ikan ini termasuk salah satu jenis hewan purba. Dimana hanya memiliki sedikit perubahan karena evolusi semenjak zaman dinosaurus dulu. Lalu, buaya berkembang biak dengan cara yang seperti apa? Simak selengkapnya dalam ulasan berikut ini.

Sekilas yang Perlu Kamu Tahu Tentang Buaya

Salah satu hewan reptil yang hidupnya di air adalah buaya. Hewan ini juga sesekali muncul di daratan untuk berjemur. Jika dikatakan secara ilmiah, buaya adalah spesies yang termasuk suku Crocodylidae. Umumnya hewan satu ini memiliki habitat di perairan air tawar. Sebut saja seperti rawa, sungai, danau, dan juga lahan basah yang lainnya.

Namun, terdapat pula beberapa buaya yang tinggal di air payau, contohnya adalah buaya muara. Hewan reptil besar ini memiliki banyak jenisnya dan juga termasuk golongan binatang pemangsa yang terbilang cukup ganas. Hal ini dikarenakan buaya akan memakan apa saja yang ditemukannya. Sehingga makanan dari buaya bermacam macam karena sesuai dengan yang ditemukan di sekitarnya.

Uniknya lagi, buaya ini tidak pernah membunuh mangsanya dengan gigitan. Sehingga cara buaya mencari makan adalah dengan mencengkeram mangsanya terlebih dahulu pada mulutnya yang kuat. Kemudian, buaya akan membawa mangsa tersebut ke dasar air sehingga mangsa tersebut kehabisan napas. Barulah ia membawa mangsa ke permukaan air untuk dimakan.

Cara Perkembangbiakkan Buaya

Untuk perkembangbiakannya sendiri, buaya merupakan hewan ovipar. Hewan yang tergolong amfibi ini memiliki perkembang biakan dengan cara bertelur. Itulah mengapa hewan pemangsa satu ini disebut dengan ovipar. Adapun cara perkembangbiakan dari buaya juga cukup berbeda dengan hewan lain.

Apabila buaya betina hendak bertelur, maka buaya tersebut akan menggali lubang pada gundukan tanah. Sehingga gundukan tanah tersebut akan berfungsi sebagai proses untuk bertelurnya. Selain itu, ketika dalam masa bertelur, induk buaya betina juga akan menjadi sensitif pada hewan atau manusia yang dekat dengan gundukan tanah tempat disimpan telurnya tersebut.

Hal ini dikarenakan buaya betina bertujuan untuk melindungi sarang dan juga telur telur yang nantinya akan menjadi anaknya. Adapun jumlah telur yang dihasilkan oleh buaya dalam satu kali menetas dan beranak juga berbeda beda. Sebab, kondisi tersebut tergantung dari spesies buaya tersebut.

Dalam sekali bertelur, buaya dapat mengeluarkan 7 hingga 95 telur dalam satu kali masa bertelur. Hal ini tergantung dari jenis buayanya. Umumnya, hingga waktu menetas tiba, umumnya buaya akan memerlukan waktu kurang lebih 80 hari hingga anak buaya kecil menetas dari telur tersebut.

Hal Yang Unik Tentang Buaya Yang Perlu Kamu Tahu

Hewan satu ini memiliki keunikan tersendiri, dimana ketika mencabik cabik makanannya, buaya akan cenderung mengeluarkan air mata. Hal ini dapat terjadi dikarenakan ketika memakan mangsanya, buaya akan mendesis dan terengah engah. Itulah mengapa terdapat istilah air mata buaya. Sebab, kenyataannya buaya senang karena mendapat makanan, namun karena kondisi tersebut membuat buaya akhirnya mengeluarkan air mata.

Sebagian orang berpendapat bahwa buaya berkembang biak dengan cara ovovivipar. Dimana telur tersebut awalnya dikandung terlebih dahulu di dalam perut induk betina. Namun, karena masa telur hingga menetas menjadi anak buaya membutuhkan waktu kurang lebihh 80 hari, maka hewan satu ini juga kerap kali disebut sebagai salah satu jenis hewan ovipar.

Apakah buaya termasuk ovovivipar?

Tidak, karena sebagian besar amfibi dan reptil merupakan hewan ovipar. Contohnya katak, salamander, kadar air, kadal, buaya, alligator, ular, dan juga kura-kura.

Apa ciri ciri dari ovovivipar?

Ciri khas hewan ovovivipar adalah pada embrionya yang berkembang biak dan tumbuh didalam telur, selanjutnya setelah cukup umur telur tsb akan menetas anak hewan keluar dari tubuh induknya.

Apa saja contoh hewan ovovivipar?

  • Kuda Laut
  • Ikan Pari
  • Platypus
  • dan sebagainya